Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 25 Maret 2016

Darah AB dan Permasalahannya

Tahun 1901, Alfred Von Decastello dan Adriano Sturli secara mengejutkan menemukan golongan darah AB, golongan darah yang didalamnya ditemukan zat Antigen A dan B secara sekaligus. Masing-masing antigen tersebut sebelumnya hanya ditemukan pada manusia yang memiliki golongan darah A atau B, sehingga dimasyarakat awam, golongan darah AB dianggap sebagai darah perpaduan antara golongan darah A dengan B.
Sayangnya pemilik golongan darah ini sangat langka, statistik menunjukkan populasi golongan darah AB ditemukan paling tinggi 2 orang tiap 100 orang. Hal inilah yang mendasari dibentuk komunitas golongan darah AB yang disebut KOMUNITAS AB. Selain menjadi wadah perkumpulan masyarakat bergolongan darah AB, komunitas ini juga diharapkan mampu berperan serta dalam membangun pola hidup sehat masyarakat.
Secara berkesinambungan komunitas AB melakukan sosialisasi dan rekreuitmen anggota baru. Saat ini terdaftar lebih dari 240 anggota komunitas AB. Selain memanfaatkan pola komunikasi getok tular, publikasi Komunitas AB juga memanfaatkan media cetak, elektronik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About